MY dream be MY PRINCE

"Hai" itulah kata yang selalu ku ucap tiap aku bertemu dengannya.Dia, Pangeran impianku. Yang selalu berhasil membuat aku bahagia. Dia yang selalu memberikan senyum itu., yang membuat aku merasakan kebahagiaan. Dan kini dia ada dihadapanku. Hanya tinggal menunggu waktu, aku akan memilikinya.
***
"Sssstt...Kenalan dong" ucap seorang cowok padaku.
Aku tidak mempedulikannya, akupun berlalu 'alaaaaah paling cuma cowok iseng yang numpang lewat' ucap batinku.
Aku tak pernah menyangka, dari situlah aku mulai memperhatikannya. Aku menyebutnya 'Pangeran Impianku'. Aku jadi lebih sering berpapasan dengannya. Tadinya aku tidak peduli, namun senyum yang selalu ia berikan kepadaku membuat aku luluh. Dan akupun membalas senyum indahnya.
Cukup lama ini berlangsung, setiap bertemu dengannya aku akan terus membalas senyumnya. Aku bahagia! Aku merasa jadi orang yang paling beruntung. Walaupun aku hanya dapat melihatnya tanpa mampu untuk memilikinya.
***
Satu bulan kemudian ...
Sudah sebulan berlalu, namun enggak ada kemajuan yang menyenangkan. Aku tak yakin dapat memilikinya. Yang aku tahu hanya nama bekennya 'Kendi'. Aku agak aneh mendengarnya, karena namanya enggak sesuai banget sama mukanya yang punya nilai 90 Hehehe.
Semenjak ketemu dengan 'Kendi', disekolah aku cuma bisa senyam senyum enggak jelas.
"Eh Jessica, lagi ngapain lo?" tanya Amanda sahabatku.
"Lagi mikirin someone. Haha oia Da, lo punya temen yang sekolah di BN kan? Gue minta nomernya boleh enggak?hehe"
"Mau ngapain lo? Gebetan gue tuh! Hehe"
"Yaelah woles aja napa Da, gue cuma mau tanya-tanya soal 'kendi' sama dia, siapa tau aja dia kenal"
"Haha Jessicaa Jessica, kendi lagi kendi laaaagi. kapan si lo tuh bisa berenti ngarepin dia?"
"Yaa sampe gue bisa dapetin dia! Hehe"
Aku yakin dengan feeling aku kalo aku bisa dapetin 'kendi', jadi aku akan menggunakan cara apapun untuk tahu lebih dalam tentang 'kendi'.
Setelah sampai rumah ...
Aku langsung smsan sama Decky, temennya Amanda. Dan ternyata Decky pun enggak terlalu akrab dengan 'kendi'. Tapi dia berjanji akan membantu aku buat kenal dengan 'kendi'. Dan aku percaya itu, walaupun aku jadi ragu untuk bisa mendapatkan 'kendi'.
***
Liburan telah berlalu, tetapi aku belum bisa kenal dengan 'kendi' lebih jauh. Tapi aku tetap berharap, aku bisa memilikinya. Walaupun itu sebuah harapan yang terlihat amat bodoh.
"Jess, nanti lo ikut kerumah Karin kan?" tanya Imel, teman sebangku ku.
"Ikutlaaaah, mau ngerjain tugas kan?"
"Iya. Eh lo lagi ngelamunin apa deh? Daritadi gue liat lo senyam senyum sendiri"
"Hehe lo ngeliatin gue? Jadi enak gue Hehe. Lagi mikirin 'kendi' gue Mel"
"Yaelah! Gue kira lo abis ketiban duit kali! tau-taunya si 'kendi' lagi?Ckck"
"Haha emang kenapa si Mel? Kan gue lagi ngejar cinta nih Hehe"
"Yaah lebih aja lo! yaudah gabung sama anak-anak yuuk!"
Akupun langsung beranjak untuk bergabung bersama teman-temanku di depan kelas. Dan terus berharap agar aku mendapatkan apa yang aku inginkan. semoga sajaaaaaaaa.
***
Dirumah Karin ...
"Err, gue minta pulsa dong Hehe" ucapku pada Erlin temanku.
"Wuu mau smsan sama 'kendi, tapi enggak modal ! Hehe" sambar Imel.
"Haha biarin aja wuuuu"
"Yaudah kenapa pada ribut! Tuh hapenya ditas" jawab Erlin yang sedang asik mengerjakan tugas.
Akupun langsung meng sms Decky.
To : 0897654XXX
Deckyyyyyy, ini gue Jessica. Mana nomernya Kendi?
Enggak berapa lama kemudian Decky membalas.
From : 0897654XXX
Nih orangnya ada didepan gue. Dia minta nomer lu duluan, udah gue kasih.
Nih nomernya Decky 08769511XXX
Akhirnyaaaa! Aku sangat senang sekali! Aku jingkrak-jingkrakan enggak karuan. Semua teman-temanku memandang heran ke arahku. Aku mencubit pipi chubbynya Erlin sampai memerah.
Aku akan mendapatkannya. 'Pangeran Impianku'
Dirumah ...
your my hunny bunny sugarplumss
Hapeku berbunyi, dan ternyata dari 'KENDI'! Aku terkejut! Aku senang sekali! Senaaaaang banget! Namun, cuma misscall? Tapi tak apalah, itu juga sudah membuatku bahagia. Berarti aku semakin dekat dengan 'Pangeran Impianku'.
Dag...Dig....Dug...
Jantungku berdegup sangat cepat. Aku terlalu bahagia! Tapi sayang, pulsaku habis.
Uugh! Menyebalkan! Itulah kebiasaan burukku. Selalu kehabisan pulsa disaat-saat penting seperti sekarang ini. 'Bete bete bete bete' keluh batinku.
Sudah seminggu berlalau, tapi aku tidak juga bisa kenal lebih dekat dengan 'kendi'. aku tetap jadi secreet admirer untuknya.
***
Beberapa hari kemudian ...
"Jessy, gimana sama kendimu itu?" tanya Amanda.
Aku hanya mengangkat kedua bahuku.
"Yaaah payah lo ah! Hehe eh tapi gue sedih deh.. Ternyata  si Decky uda punya cewe. Huhu"
"Aduh kasiannya temen gue ini. Cup cup cup. Eh tapi ntar gue mau beli pulsa doong buat smsan sama kendi. Hehe"
"Asiknyaa.. Jadi iri deeh"
Aku hanya terdiam memikirkan hal yang akan terjadi nanti.
"Yaudah deh gue ke kelas dulu. Ntar pulang bareng yaa"
"Oke salam buat Deckymu itu yaa. Hihi"
"Ah lo mah ngeledek gue Jess! Hehe tapi ntar gue sampein deh tenang aja. Hihhi"
Amandapun beranjak pergi ke kelasnya. Lalu Imel mendekat dan menyapaku "Jess. Lo udah ngerjain PR matematika belum? Terus ntar ulangan IPS, udah belajar kan lo?"
"Hah? Yaampun gue lupa Mel! Gue liat PR nya doong hehe. Ntar ulangan nengok-nengok yaa" pintaku pada Imel.
"Lagian si lo kendi mulu yang dipikirin! Hehe"
"Ahh Imel mah gitu sama gue.."
Huh gara-gara kendi nih! Selama aku belum bisa mengenalnya, aku pasti akan terus penasaran.
***
Dirumah...
Huft untung saja ulangan IPS tadi enggak susah-susah banget, jadi aku bisa nyelesain semuanya dengan cepat. Hmm aku sudah beli pulsa, tapi aku masih ragu untuk sms kendi duluan. Hehehe
your my hunny bunny sugarplumss
Hapeku berbunyi. Membangunkanku dari semua lamunanku tentang kendi. Dan ternyata itu kendi! Akupun memberanikan diri untuk mengsmsnya duluan.
To : Kendi*
Hai lagi apa?
Enggak berapa lama kemudianpun kendi membalasnya dan kitapun smsan..
From : Kendi*
Lagi nongkrong aja nih neng, Kalo boleh tau. ini Jessica mana yaaaa?
To : Kendi*
Oh gue cewek yang sering senyumin lo dihalte tiap berangkat dan pulang sekolah
From : Kendi*
Oh yang suka pake tas elmo sama bawa-bawa tempat minum merah gede yaa? Hehe
To : Kendi*
Hehe iya kok tau deh? Jadi malu gue ^^
From : Kendi*
Ya taulaah. Kan lo doang yang punya gaya kea gitu. Unik! Hehe
To : Kendi*
Aneh kali yaaa? Hehe mau tanya dong boleh enggak?
From : Kendi*
Enggak kok Unik beneran! Hehe
Mau tanya apaan?
To : Kendi*
Nama asli lo siapa deh? Gak enak banget gue manggil lo kendi! Hehe
From : Kendi*
Ohehehe nama gue Jerry, Reynald Jerryan
To : Kendi*
Lah nama bagus gitu kenapa dipanggil kendi deh?
From : Kendi*
Haha gue juga gak tau awal mulanya gimana. Yah tapi mau gimana lagi, orang-orang lebih kenal gue sama tuh nama daripada nama asli gue Hehe
(dan smsan pun berlanjut...)
Aku telah semakin dekat dengannya, Pangeranku Impianku.
***
Dua bulan berlalu...
Aku senang sekali! Aku sudah tahu lebih dalam bagaimana kendi! Eh Jerry! Hehe. Tapi apa aku bisa mendapatkannya?
Sejauh ini yang aku tahu tentang dia adalah cowok yang .. ganteng, tajir, tenar, baik, pokoknya perfect banget deh! Mana mau sama cewek kea aku? Haha seperti sebuah mimpi!
Hapeku berbunyi, ternyata ada sms.
From : Kendi**
Hey Elmo ! Hehe lagi apa lo?
Yaampuun! Kendi sms aku duluan! 'Aku seneng banget!' ucap bathinku.
To : Kendi**
Lagi bengong. Hehe ada apa? Tumben sms duluan? Hehe
From : Kendi**
Bengongin apaan lo?
Haha gue kangen Jess sama lo! Hehe
Gue mau tanya dong, tapi lu jawab jujur yaa?
Lo udah punya cowok belom Jess?
To : Kendi**
Haha jadi GR nih gue :p
Beloman kenapa emang?
From : Kendi**
Eh serius ?
Lo mau gak jadi cewek gue, Cherry Jessica?
Zlep! Sma Jerry kali ini membuat jantungku terasa copot 'Aduh aku musti jawab apa ini? hemm enggak boleh kepedean dulu! Slow Down Baby, anggap dia lagi bercanda' debat bathinku.
To : Kendi**
Haha menang deh lo! Kali ini lo bener-bener menang :p
From : Kendi**
Yee lo mah gitu:(
Gue seriusan ini. Lo mau jadi cewek gue yaa? :(
Hahaha aku bahagia! Keyakinanku selama ini terbukti! Aku mendapatkannya!
From : Kendi**
Kok enggak dibales Jess? enggak mau yaah? :(
Keluar deh, gue udah didepan rumah lo nih.
'APA?' ucapku sangat amat kaget! Aku pu merapikan diri untuk menemui Jerry.
***
Ketemu Jerry...
"Hai Cherry Jessica" ucap Jerry dengan sorot mata yang begitu sangat tajam.
"Hai juga Reynald Jerryan" jawabku dengan penuh kegugupan.
"Gimana? Apa jawabannya?" kata-kata itupun langsung terlontar dari bibir Jerry yang membuat aku speechless dihadapannya.
Dag... Dig... Dug...
Aku tak menyangka! orang yang semula tidak ku pedulikan,kemudian hanya bisa aku sapa dari jarak jauh, kini ada dihadapanku. Aku bingug! Aku salting dihadapannya.Bagiku ini semua seperti mimpi yang begitu nyata.
"Jerr, cubit gue deh!" pintaku pada jerry sambil mengulurkan tanganku kepadanya.
"Kenapa deh emang?" tanya Jerry heran.
"Gapapa kok yauda cepet cubit aja yang keras yaa!"paksaku pada Jerry, Jerrypun mencubitku. Sakit! Tapi aku masi saja merasa ini sangatlah tidak mungkin.
"Oia, apa jawabannya?" tanya Jerry kepadaku.
"Jawaban apaan yah?" tanyaku pura-pura lugu hehe
"Lo, Cherry Jessica mau gak jadi cewek gue?Reynald Jerryan" ucapnya jelas, bahkan sangatlah jelas.
Aku sangatlah gugup. Matanya sangat indah.. Wajahnya.. Rasanya ingin sekali tak berkedip 'apa ini benar-benar terjadi?' tanyaku dalam hati. "Apa yaaaa?" ucapku pada Jerry.
"Apa doong jawabannya?" tanya Jerry dengan wajah yang penuh harapan.
"Enggak deh keanya, gue enggak bisa nolak lo Jerr" ucapku frontal. tidak peduli mau dibilang apa sama Jersy, yang jelas aku senaang! sangatlah senaang.
Mulai saat ini aku memilikinya! Aku sudah merangkulnya 'Pangeranku' Aku enggak akan pernah menyia-nyiakannya. Aku merasa sangat amat bahagia. Dan aku adalah orang yang paling beruntung!
"Yaudah, gue pulang dulu yaa pacarku" ucap Jerry yang membuat aku merasa sangatlah senang.
"Yaudah, hati-hati yaa lo jangan ngebut!" 
"Oke sipp boss! Besok malem keluar yaa"
"Kemana?" tanyaku terpaku melihat wajahnya.
"Yaudah besok juga lo tau. Gue pulang dulu yaa sayang. Dadaaah"
Jerry pun berlalu. Aku merasa malam ini aku akan tertidur dengan mimpi indah, mimpi yang sangat indah bersama Jerry didalamnya.
***
Malam ini malam minggu!!
Inilah malam minggu pertama aku dengan pangeranku, Jerry!
"Jessica, Jerry udah dateng sayang" ucap mama sambil mengetuk pintu kamarku. 
"Iya ma" jawabku singkat yang sedang sibuk mencari baju yang tepat.
Tidak berapa lama kemudian akupun keluar menemui Jerry.
"Hey, kelamaan nunggu yah?" tanyaku pada Jerry.
"hemm enggak kok" jawab Jerry dengan seyum yang begitu indah.
Aku terdiam memandang wajah Jerry yang terlihat begitu hangat malam ini.
"Hey sayang! Kamu kok diem aja? Ayuk langsung jalan aja?" ajak Jerry membangunkan aku dari kekagumanku terhadapnya.
*Diperjalanan**
Malam ini terlihat indah sekali dari pancaran bintang yang terlihat bertaburan dilangit. Malam inipun terasa begitu dingin, lalu aku beranikan diri untuk mendekap erat tubuh Jerry yang begitu hangat dan wangi. Aku sempat beberapa kali mencubit tanganku sendiri, karena aku belum sepenuhnya yakin akan malam ini. Tapi tiap cubitan itu terasa sakit! berarti ini bukan sebuah mimpi.
Tiba-tiba aku merasakan sebuah getaran hangat menghampiri tanganku, Jerry menggenggam erat tanganku. Ya Tuhaan, aku bahagia! 
Ternyata Jerry membawa aku kepantai. Dia mendekap erat tubuhku seakan ingin mengatakan bahwa dia tidak mau kehilangan diriku. Kali ini aku baru benar-benar percaya kalau Reynald 'Kendi' Jerryan sudah menjadi milikku!
"Aku sayang kamu Cherry Jessica" ucap Jerry begitu halus.
"Aku juga sayang banget sama kamu Reynald Jerryan, kendii" jawabku yang membuat tawa kecil diantara kita.
Terimakasih Tuhaan, Engkau mengabulkan doaku.
Aku merangkulnya, pangeranku :)




-- SELESAI --



Written By : Desii Permata
Twitter : @dessiprmt
Facebook : Desii Nurpermata
Youtube : ( klik here )
Plurk : desiipermata